Ads 468x60px

Showing posts with label Kapas Tembak. Show all posts
Showing posts with label Kapas Tembak. Show all posts

Sunday, October 5, 2014

Perawatan Burung Kapas Tembak Biar Cepat Gacor

Cara Merawat Burung Kapas Tembak biar cepat gacor sebenarnya sangat mudah  karena seperti cara merawat burung cucak-cucakan lainnya, namun tetap saja ada new hobies yang masih penasaran dan tidak mengetahui cara yang tepat. Mengenal Burung Kapas Tembak lebih utama sebelum merawat burung ini, karena burung kapas tembak termasuk burung kicauan dan burung masteran yang sangat baik. Kal ini saya ingin berbagi tips Perawatan Burung Kapas Tembak Biar Cepat Gacor.

Dalam merawat burung ini kita tidak bisa melepaskan burung ini dari mengkonsumsi buah, karena di alam liar makanan utama burung ini adalah berbagai jenis buah yang berasa manis. Sehingga dalam rawatan harian kita juga harus selalu memberi buah secara bergantian dan beragam. Untuk mempermudah dalam memberi keragaman buah anda juga bisa memberi potongan buah yang dirajang kecil-kecil, seperti membuat cocktail yang dimasukkan dalam cepuk makanan. Cara ini pun sangat praktis untuk mengajari burung kapas tembak mau makan voer.

Jika membuat cocktail dirasa mahal dan merepotkan maka cara lain adalah dengan memberi buah secara bergantian, misalnya :
  1. Hari senin-rabu burung diberi pisang yang diolesi madu;
  2. Hari kamis-jumat diberi pepaya segar dan manis
  3. Hari sabtu-minggu diberi buah apel merah yang dibuang biji dan tulang tengahnya atau cabe merah yang dibuang bijinya.

Kapas Tembak termasuk burung yang suka mandi, maka dalam rawatan harian anda sebaiknya memandikan burung ini sehari dua kali, yaitu setiap pagi dan menjelang sore, selain itu bila cuaca sangat panas anda pun bisa menyemprot burung dan sangkar burung ini tapi tidak perlu sampai basah kuyub, cukuplah memberi kesan sejuk dan lembab disekitar sangkar.

Untuk merangsang agar burung cepat berkicau (gacor) sebaiknya burung diberi kroto setiap hari dengan porsi satu sendok setelah mandi pagi, selain itu anda juga bisa memberi jangkrik dan UH sebagai EF yang sangat tepat untuk membuat burung berkicau.

Penjemuran kapas tembak cukuplah 1 jam saja, karena burung ini tidak begitu suka cuaca yang terlalu panas. 

Semoga bermanfaat...

Read more >>

Wednesday, July 16, 2014

Cara Menjodohkan Cucak Jenggot dengan Kapas Tembak

Menjodohkan cucak jenggot vs kapas tembak
Penangkaran burung merupakan salah satu bisnis sampingan yang menjanjikan, apalagi bila ditekuni karena atas dasar hobbi dan mencintai. Penangkaran bertujuan untuk melestarikan keberadaan burung tersebut agar tidak punah di alamnya, selain itu penangkaran juga bertujuan ekonomi, karena hasil dari penangkaran tadi akan menghasilkan turunan yang berkualitas lebih baik, lebih jinak dan memiliki garis keturunan yang jelas dari indukan yang berkualitas sehingga nilai jual dari burung hasil penangkaran bakalan lebih mahal daripada burung bakalan liar dari hutan.

Untuk meningkatkan geliat bisnis penangkaran burung berkicau, kali ini kissawa ingin berbagi artikel tentang Cara Menjodohkan Cucak Jenggot dengan Kapas Tembak berdasarkan kutipan kami dari omkicau yang merilis penuturan dari seorang penangkar burung dari daerah kediri - Jawa Timur.

Sugeng adalah seorang kicaumania asal Dusun Santren, Desa Poh Jajar, Kecamatan Papar, Kediri yang punya inisiatif untuk menyilangkan antara cucak jenggot dengan kapas tembak. Dengan persilangan tersebut, ia berharap anakan yang dihasilkan memiliki keistimewaan seperti indukan. Yaitu memiliki suara yang kasar dan bermental petarung seperti Kapas Tembak. Sedangkan postur tubuh dan warna bulunya seperti Cucak Jenggot. Berhasil ! meskipun harus mengalami kegagalan beberapa kali.

Menjodohkan Cucak Jenggot vs Kapas Tembak bukanlah perkara mudah, karena burung harus melalui beberapa tahapan penjodohan, apalagi ini adalah burung yang berbeda meskipun dalam satu keluarga yang sama yaitu cucak-cucakan.

Cara Menjodohkan Cucak Jenggot dengan Kapas Tembak

Inilah bagian yang tersulit dalam menangkarkan burung. Bahkan dari pengalaman Sugeng menangkarkan berbagai jenis burung, Cucak Jenggot adalah yang tersulit dan butuh waktu yang cukup lama.

Tahap awal yang dilalui selama proses tersebut adalah pengenalan terlebih dahulu. Caranya, calon pasangan dimasukkan ke dalam sangkar berbeda dan ditempatkan pada posisi berdekatan secara terus-menerus baik di dalam rumah atau ruangan, maupun ketika dijemur di luar harus selalu berdekatan.

Selama proses tersebut, kedua calon pasangan harus selalu dimandikan dengan cara dimasukkan ke dalam bak mandi secara bergantian. Saat dijemur juga harus tetap berdekatan.

Berdasarkan pengalaman Sugeng, proses pengenalan tersebut membutuhkan waktu minimal 1 bulan. Waktu selama itu akan membuat calon pasangan saling mengenal. Setelah itu barulah level penjodohannya bisa dinaikkan, yaitu dipertemukan dalam satu sangkar.

Hanya saja bukan dalam sangkar harian, tapi dalam keramba bak mandi. Tepatnya ketika memandikan calon pasangan pada pagi hari dilakukan dalam satu bak mandi.

Bisa dimulai dengan memasukkan salah satunya ke dalam keramba, bisa yang betina maupun yang jantan dahulu. Setelah keduanya sudah berada di dalam keramba, lakukan juga penyemprotan dengan water spray beberapa saat hingga sedikit basah.

Penting juga untuk memperhatikan teknik penyemprotan. Arahkan ujung spray pada bagian kakinya agar air yang keluar tak mengenai bagian kepala dan masuk ke dalam hidung. Karena jika hidungnya kemasukan air bisa membuat burung flu.

Saat kedua pasangan berada di dalam keramba, amati perilakunya. Karena saat itulah saat yang paling rawan, bisa saja sang pejantan terlalu agresif dan langsung memaksa kawin si betina. Akibatnya bisa tatal. Si betina bisa mati karena kepalanya ditenggelamkan di dalam air.

Hal tersebut telah beberapa kali dialami oleh Sugeng. Selama ini ia sudah pernah 3 kali mendapati si betina mati ketika berada di dalam keramba bersama pejantan. Jika sang jantan terlalu agresil dan si betina menolak untuk dikawini, segara pisahkan.

Mandikan kembali keduanya secara bergantian atau di tempat berbeda. Namun ketika dijemur hingga dipindahkan ke dalam rumah harus tetap berada di tempat yang sama dengan sebelumnya dan selalu berdekatan. Proses pengenalan dari penjodohan tersebut harus tetap dilanjutkan seperti semula. dari jemur hingga tidur harus tetap dekat.

Sementara ketika memandikan pada hari berikutnya juga harus tetap dicoba kembali untuk menjadikannya dalam satu keramba. Jika masih seperti sebelumnya, harus dipisahkan kembali dan diulang pada keesokan harinya. Begitu seterusnya hingga menunjukkan tanda-tanda si betina mau untuk dikawin atau sang pejantan tidak terlalu agresif.

Jika pasangan tersebut sudah terlihat beberapakali melakukan perkawinan ketika sedang mandi bersama maupun disangkar harian, berarti keduanya sudah berjodoh dan siap dimasukkan ke dalam sangkar penangkaran.

Selanjutnya di sangkar penangkaran yang berukuran seperti sangkar penangkaran burung murai batu atau kacer, siapkan bahan sarang, tempat sarang dan makanan yang terjamin. Bahan sarang bisa diberikan dari rumput yang kering atau jerami, agar lebih cepat merangsang burung untuk bertelur sebaiknya batok yang disiapkan untuk sarang diberi sample sarang, selanjutnya biarkan burung bereksperimen sendiri dengan merapikan sarang tersebut. 

Perlu diingat bahwa burung yang ditangkar sebaiknya adalah burung yang sudah jinak, paling tidak sudah jinak lalat, sehingga akan lebih memudahkan dalam proses penjodohan dan perawatan lebih lanjut saat burung dijodohkan.

Selamat Mencoba dan Salam Kicau Mania...
Read more >>

Tuesday, July 15, 2014

Membedakan Burung Cucak Jenggot dan Kapas Tembak

Burung Jenggot maupun Kapas Tembak merupakan burung yang masuk dalam keluarga burung Cucak-cucakan seperti halnya burung Cucak Rowo maupun Trucukan. Namun antara burung cucak jenggot dan kapas tembak memiliki morfologi atau tampilan fisik yang hampir sama, bagi yang awam dengan dunia aves tentu saja akan menganggap burung ini sama, padahal diantara keduanya bila diamati terdapat perbedaan. Kali ini Kissawa ingin berbagi tips Cara Membedakan Cucak Jenggot dan Kapas Tembak dari segi penampilan fisik dan ocehannya.

Burung Cucak Jenggot
Burung Kapas Tembak

Sebelum lebih jauh dengan perbedaannya, kita harus memahami bila burung ini juga  memiliki kesamaan. persamaannya tentu saja dari segi makanan, dimana kedua burung ini adalah jenis burung pemakan buah sebagai makanan utamanya dan serangga kecil sebagai makanan tambahan untuk meningkatkan vitalitas. Agar mengetahui perbedaan kicauannya, silahkan di lihat Vidio Cucak Jenggot Gacor dan Kapas Tembak Gacor yang telah saya bagikan sebelum ini.

Baiklah teman, agar lebih cepat dan lebih tepat dalam memilih cucak jenggot atau kapas tembak, inilah Perbedaan Cucak Jenggot dan Kapas Tembak :
Cucak Jenggot :
  • Bulu bawah paruh (jenggot)nya terlihat jelas
  • Warna bulu di dominasi warna coklat agak tua dan berwarna putih
  • Warna bulu pada dadanya cenderung coklat muda dan putih agak kekuning-kuningan.
  • Namun semakin tua umur burung, warna kuningnya akan memudar.
  • Mental burung saat dilapangan bagus
  • Variasi lagu tergantung pemasteran

Kapas Tembak :
  • Warna bulu di dominasi warna coklat agak tua
  • Bulu dibawah paruh (jenggot) kurang menonjol
  • Bulu pada dadanya berwarna coklat sembur putih keabu-abuan atau putih kotor.
  • Mental bagus dan mudah beradaptasi
  • Jantan ataupun betina bisa dilombakan
  • Suara lebih kasar dari cucak jenggot





Read more >>

Monday, July 14, 2014

Cara Melatih Kapas Tembak Makan Jangkrik

Burung Kapas Tembak merupakan burung pemakan buah-buahan sebagai makanan utamanya, meskipun dia juga makan serangga kecil di alam liarnya - tetapi pada kenyataannya burung ini tidak langsung mau makan jangkrik bila dipelihara di dalam sangkar, padahal burung kapas tembak yang gacor umumnya adalah yang sudah mau makan EF Jangkrik atau Kroto dalam kesehariannya. Lalu bagaimana cara menyiasati atau melatih kapas tembak agar mau makan jangkrik? berikut ini Kissawa ingin berbagi artikel tentang cara melatihnya agar kita semua memiliki kapas tembak yang rajin berkicau.

Pemberian EF seperti jangkrik, kroto atau pun serangga lain terbukti akan membuat burung berkicau semakin rajin berkicau. Karena serangga yang kita berikan itu adalah sumber protein yang memicu Kapas Tembak untuk lebih sehat dan rajin ngoceh.

Inilah, Cara Melatih Kapas Tembak Mau Makan Jangkrik :

a. Berikan jangkrik dalam cepuk pakan

Metode ini untuk melatih dan membiasakan burung mau makan jangkrik. Caranya, masukkan seekor jangkrik yang terlebih dulu dipotong kepala dan kaki-kakinya ke dalam wadah voer . Dengan demikian, burung akan menganggap jangkrik adalah pakan yang Anda sediakan untuknya. Namun jika anda tak tega membuang kepalanya, cukuplah membuang kaki besarnya agar jangkrik tidak lari.

b. Angkat voer dan buah pada sore hari

Sore hari, menjelang burung beristirahat, angkat voer dan buah-buahan. Setelah itu sangkar dikerodong, dan biarkan burung beristirahat sampai esok pagi dengan kondisi lampu dimatikan.

Esok pagi, setelah kerodong dibuka, burung jangan dulu diberi voer dan buah, tetapi langsung diberi beberapa ekor jangkrik yang sudah dipotong bagian kepala dan kaki-kakinya. Pemberian bisa langsung menggunakan tangan atau lidi, bisa juga dengan memasukkan jangkrik ke dalam cepuk makannya.

Secara berkala, amatilah apakah burung mau makan jangkrik atau tidak. Jika jangkrik tak disentuh, maka yang bisa dilakukan berikutnya adalah kembali memasukkan voer dan buah. Namun Anda jangan menyerah dulu. Ulangi kembali proses ini pada sore hari (cabut voer dan buah), dan paginya kembali disodori jangkrik.

c. Mencampur jangkrik dengan kroto

Jika burung kapas tembak menyukai memakan kroto yang diberikan maka hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk melatih burung memakan jangkriknya, dengan cara mencampurkan potongan jangkrik kedalam kroto yang diberikan lalu diaduk hingga rata, dengan cara demikian burung akan terbiasa dengan rasa dan aroma dari jangkrik yang dimakannya.

Menggunakan tepung jangkrik, jika berbagai metode sudah dilakukan tetapi burung tetap tidak mau memakan jangkriknya, maka hal berikut bisa dijadikan sebagai cara terakhir agar burung bisa mendapatkan protein tambahan dari jangkrik yaitu dengan menggunakan tepung jangkrik yang dicampur dengan kroto ataupun voer nya, pencampuran tepung jangkrik dengan voer ini bisa menggunakan voer yang dilembutkan atau voer yang dibasahi dahulu dengan sedikit air agar tepung jangkrik dan voernya bisa bercampur dengan merata.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan jika kapas tembak tidak menyukai jangkrik sebagai menu hariannya. 

Karena Kapas Tembak tak bisa dilepaskan dari pemberian pemberian buah segar, maka selain memberi jangkrik sebaiknya burung selalu diberikan buah secara bergantian di roling setiap hari agar burung mendapatkan asupan gizi yang lengkap. Seperti Pepaya adalah salah satu buah yang sangat baik untuk melancarkan pencernaan burung pemakan buah dan memiliki manfaat meredam b'rahi yang berlebihan.




Read more >>

Kapas Tembak Juara, Inilah Cara Merawatnya

Kapas Tembak memiliki kicauan yang sangat bagus dengan gaya nembaknya, mental petarung yang dimilikinya merupakan modal yang sangat bagus untuk menjadikan burung Kapas Tembak sebagai burung masteran dan burung lomba, seperti apa kicauan kapas tembak gacor? LIHAT DISINI. Untuk mencetak kapas tembak juara ternyata tidak sesulit cara merawatnya, karena makanan dari Kapas Tembak juga tergolong mudah bila dibandingkan rawatan Burung Murai atau Tledekan.

Kapas Tembak
Meskipun memiliki suara yang bagus dan merupakan tipikal burung petarung ternyata tidak semua dan tidak banyak EO (event organizer) yang membuka kelas kapas tembak dalam suatu lomba burung. Catatan Kissawa kali ini mencoba untuk mengangkat kembali pamor Kapas Tembak yang mulai meredup (khususnya Surabaya) dengan memberikan tips Cara Merawat Kapas Tembak Juara yang  kami adopsi dari perawatan Heineken yang pernah menjadi juara double winner pada lomba burung Piala Gubernur Lampung (8/9/2013), Heineken adalah Kapas Tembak milik Om Fredy dari Oto Jaya SF.

Perawatan Kapas Tembak Heineken :
  •     Setiap hari, burung dimandikan dua kali: pagi dan sore. 
  •     Usai mandi, Heiniken diangin-anginkan sebentar, kemudian dijemur sekitar 1,5 jam – 2 jam.
  •     Extra fooding berupa jangkrik dengan porsi 3 ekor pagi hari, dan 3 ekor sore hari.
  •     Adapun kroto hanya diberikan 3 hari sekali, dengan porsi 10 butir ukuran besar. 
  •     Buah pisang diberikan setiap hari, agar mainnya selalu stabil. Pisang juga wajib diberikan usai lomba. 
  •     Sesekali, Om Fredy memberikan air jeruk kepada burung kesayangannya.

Dengan perawatan seperti itulah Kapas Tembak menjadi burung yang juara karena dibekali dengan isian burung Kenari, Lovebird dan Burung Gereja Tarung yang menonjol. Sifatnya yang agresif dan memiliki tembakan yang keras menjadikan lawan merasa keder begitu mendengar ocehan heineken. 

Melihat cara perawatan yang sederhana itu, saya rasa akan banyak Kapas Tembak yang bisa menjadi burung yang gacor asalkan dirawat dengan penuh ketelitian dan kesabaran. Selain dirawat untuk dijadikan masteran, Kapas Tembak juga dapat ditangkarkan baik dengan sesama kapas tembak maupun disilangkan dengan burung Cucak Jenggot


 


Read more >>

Sunday, July 13, 2014

Kicauan Burung Kapas Tembak Gacor

Suara Burung Kapas Tembak sudah di kenal sangat baik oleh Kicau Mania Kissawa sebagai burung master yang bagus. dimana banyak Murai Batu, Kacer, Cucak Ijo yang dimasteri oleh suara kicauan kapas tembak. Ternya, selain dijadikan burung masteran, ternyata burung ini juga kerap dijadikan burung lomba dalam suatu event lomba burung atau latber, meskipun tidak semua lomba burung membuka kelas ini.

Bagi yang penasaran dengan kicauan Kapas Tembak dengan Cucak Jenggot, berikut ini saya bagikan vidio Kicauan Kapas Tembak, yang bisa dijadikan sebagai burung kicauan dirumah atau sebagai burung master yang baik untuk memaster burung Murai Batu dan burung berkicau lainnya.


Dengan vidio ini akhirnya kita bisa mengatahui kehabatan dari Kapas Tembak sehingga bisa menjadi pemicu kita dalam melestarikan burung ini dengan melakukan penangkaran sehingga populasi burung ini di habitat aslinya tidak mengalami kepunahan.
Read more >>