Ads 468x60px

Showing posts with label Teledekan. Show all posts
Showing posts with label Teledekan. Show all posts

Sunday, December 13, 2015

Harga Burung Tledekan Terbaru 2018

Burung Tledekan merupakan jenis burung pemakan serangga yang memiliki sifat petarung, burung ini cepat sekali naik emosinya bila melihat burung sejenis, untuk kicauan dirumah maupun di lomba burung ini memiliki gaya yang sangat bagus. Gaya nyeklek (goyang patah-patah) ekor merupakan gaya yang paling disukai oleh pecinta burung tledekan, burung yang bisas nyeklek dan ngebyak ekornya memang sungguh menakjubkan. Burung ini sempat diabaikan karena tak adanya lomba maupun latber, namun keberadaan burung ini sekarang mulai dilirik, sehingga harganya pun lebih tinggi daripada tahun-tahun yang telah lalu.



Namun seiring bertambahnya waktu,  menjelang akhir 2015 dan hingga tahun 2016 nanti Harga Bakalan Tledekan bakal merangkak naik, terutama untuk burung jenis tledekan pring atau teledekan gunung. Dibandingkan Teledekan Laut atau selendang biru, harga burung teledekan pring memang lebih mahal sejak dahulu kala.

Berikut ini Kissawa mendapatkan report Harga Burung Teledekan Tahun 2014 :

Burung Teledekan Jantan
  • Teledekan Trotol atau bakalan : Rp. 250.000,-
  • Teledekan belajar ngoceh : Rp. 400.000,-
  • Teledekan gacor : > Rp. 600.000,-
Burung Teledekan Betina, jarang yang jual kalau pun ada tentu dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan Harga burung Teledekan jantan.

Itulah harga burung tledekan terbaru yang kami temukan dipasar burung Surabaya, untuk orang Surabaya tampaknya sudah tidak begitu minat dengan burung ini, sehingga Teledekan banyak yang dipasarkan keluar kota seperti Kediri, Nganjuk, Magetan hingga ke Ngawi.

Andai saja di Surabaya dibuka lagi latber/lomba burung untuk kelas Tledekan maka bukan tidak mungkin Burung Teledekan akan kembali moncer atau naik daun untuk tahun-tahun ke depan. Temukan artikel terkait perawatan burung dan harga burung terbaru hanya di Kissawa

Update info harga burung Tledekan di Tanjungpinang, Batam, Bintan, Tanjung Uban, Kepulauan riau di awal tahun 2018/2019 ini berada pada kisaran 250k bahkan ada yang mencapai 300k, padahal burung dalam kondisi masih bakalan semi ngevoer.

Ingat! melalulintaskan burung dan satwa apa pun harus Lapor Karantina sesuai dengan peraturan perkarantinaan pada UU No. 16 Tahun 1992.
Read more >>

Wednesday, June 25, 2014

Terapi Untuk Tledekan Yang Macet atau Ngedrop

Burung Tledekan merupakan burung pengicau yang banyak penggemarnya, kicauan burung ini sangat merdu sehingga layak untuk kicauan dirumah maupun lomba. Sayangnya burung Tledekan termasuk burung yang mudah ngedrop atau macet karena berbagai alasan atau penyebab, maka mencegah lebih baik daripada mengobati maka rawatlah burung dengan sebaik mungkin agar tidak ngedrop. 

Beberapa penyebab Tledekan Ngedrop dan Macet :
  • Tledekan ngedrop karena kalah mental dengan burung sejenis yang lebih gacor
  • Tledekan ngedrop karena digemprong dengan burung lain yang lebih besar dan bervolume keras.
  • Tledekan ngedrop karena perubahan model perawatan
  • Tledekan ngedrop karena perubahan cuaca atau kesehatan yang menurun.
Bila anda mendapati burung Tledekan mengalami macet  mungkin bisa mencoba terapi berikut ini karena terapi ini disesuaikan dengan kebiasaan burung.


Dasar pemikiran saya, Burung Tledekan selalu berada disekitaran daerah yang banyak airnya secara otomatis pula bahwa burung-burung ini memiliki kesukaan berburu hewan-hewan kecil yang berada di air seperti  cacing air atau anak katak. Adapun terapi yang bisa dilakukan adalah :

1. Cari sangkar bekas pakai yang agak besar (ukuran 40)
2. Wadah tatakan warkop/warung kopi yang biasanya dipakai sebagai wadah air di karamba
3. Tanah sawah secukupnya
4.  Ceblong (anak kodok)
5. Cacing tanah

Langkah-langkah sebagai berikut :
  • Buat mal diatas tanah sesuai panjang dan lebar kandang. lalu gali tanah sebesar ukuran kandang tersebut (kurang lebih kedalaman 5 CM, lalu ambil tanahnya
  • Tanah sawah yang telah dibasahi (dibuat semi kering/Semi basah/nyemek-nyemek)  masukkan ke lubang yang telah digali tersebut (sebagai ganti tanah yang telah diambil).
  • atur tempat mandi (tatakan warkop) sedemikian rupa (sebagian dasarannya dimasukkan tanah) agar tidak mudah tumpah air yang ada didalamnya
  • Lepas tebok/jeruji bawah kandang dan lalu letakkan diatas alat-alat sedemikian rupa (buat space yang memadai agar kolam buatan kita senyaman mungkin). untuk mengantisipasi supaya tidak gampang roboh, tanam kaki-kaki kandang tersebut kedalam tanah.
  • Berilah tangkringan dengan posisi yang nyaman (disesuaikan dengan selera kita juga bisa), tuang air kedalam wadah air (tatakan warkop)
  • Masukkan Ceblong (anak kodok) 5-10 ekor saja kedalam kolam buatan kita
  • Aduk cacing 5-10 ekor dengan tanah sawah tersebut, atur cacing-cacing tersebut agar tidak berada terlalu dalam tertimbun dalam tanah sawah
  • Masukkan burung yang akan diterapi
  • Biarkan berada dalam kandang alam mini buatan kita 2-3 jam dan biarkan dia bermain sesukanya (mematuk-matuk cacing, memburu ikan dan lain-lain)
  • Sebelum memasukkan kembali ke kandang hariannya, masukkan burung yang kita treat tersebut kedalam karamba mandi agar bersih kembali.
Selain melakukan terapi seperti diatas burung juga perlu di pisahkan dengan burung lainnya, lebih sering dikerodong dan dimasteri dengan masteran terapi, kemudian pakan tambahan atau EF juga perlu ditingkatkan agar brahi burung segera meningkat. Pada suatu pagi burung juga perlu di embunkan, yaitu dengan mengeluarkan burung keluar rumah sekitar pukul 3 pagi sampai pukul 7 pagi untuk dilakukan perawatan lanjutan.


Read more >>

Sunday, May 18, 2014

Cara Melatih Tledekan Makan Voer

Burung Tledekan merupakan burung pemakan serangga, sehingga makanan pokok burung bakalan Tledekan adalah serangga kecil seperti Ulat Kandang, Kroto maupun Jangkrik. Namun karena ketersediaan pakan serangga ini terkadang sulit dan harganya naik turun maka akan lebih baik bila burung Tledekan mau mengkonsumsi Voer sebagai makanan lain agar burung merasa kenyang dan mendapatkan nutrisi yang cukup.

Perlu di ingat juga, meskipun burung tledekan telah mau makan voer, namun kebutuhan serangga harus tetap diberikan dalam jumlah tertentu, karena bila tidak diberi serangga burung predator dan burung petarung ini akan merasa kurang puas dan tubuhnya kurang fit. Untuk porsi dan waktu pemberian makanan serangga (EF) silahkan dibaca pada artikel Kissawa pada Perawatan Burung Tledekan.

Khusus  untuk anda yang baru memiliki burung tledekan bakalan, berikut ini saya ingin membagikan tips Cara Melatih Tledekan Makan Voer :

Setelah melalui masa pra kondisi maka lakukanlah terapi latihan berikut ini :

Melatih dengan Ulat Kandang (UK)
UK merupakan makanan favorite burung pemakan serangga bakalan, yang bisa dibeli dengan harga yang murah dan ketersediaannya cukup banyak dipasaran. Agar burung bakalan mau makan voer, berikanlah UK yang dicampur dengan Voer setiap hari. Namun dari hari ke hari jumlah UK yang dicampurkan selalu dikurangi porsinya sampai burung bisa makan voer, karena dalam keadaan terpaksa burung Tledekan akan makan Voer meskipun dalam waktu yang tidak tentu.

Melatih dengan Kroto
Melatih burung bakalan seperti Tledekan agar mau makan voer paling cepat dan mudah adalah dengan mencampurkan kroto dengan voer yang dibasahi, aduk sampai rata kemudian berikan pada burung, setiap hari jumlah kroto dikurangi sampai burung mau makan voer yang basah, setelah mau makan voer basah maka lama kelamaan burung akan mau makan voer kering. Sayangnya cara ini punya kelemahan, dimana adonan campuran kroto+voer basah cepat basi sehingga anda harus menggantinya disiang hari dengan adonan baru agar burung tidak sakit.

Itulah dua cara melatih Tledekan biar mau makan voer, lakukanlah dengan hati hati dan penuh kesabaran, karena kasih sayangmu itulah yang membuat burung Tledekan bisa jinak dan gacor dikemudian hari.

Selamat Mencoba....
Read more >>

Monday, April 28, 2014

Merawat Tledekan Bakalan Muda Hutan

Burung Tledekan merupakan salah satu burung yang saya gemari dan masih banyak lagi orang lain yang juga menyukai Kicauan Burung Tledekan, sayangnya burung yang bertipe petarung ini masih jarang yang melakukan penangkaran, sehingga para pecinta tledekan harus memelihara burung dari bakalan muda hutan. Harapannya tentu ada dua kemungkinan, yaitu bakalan hidup dan akan menjadi gacoan yang bagus, atau bakalan mati karena gak mau dirawat.


Untuk hobbies pemula, kali ini saya ingin menitipkan sepatah dua patah kata tentang Cara Merawat Tledekan Bakalan Muda Hutan yang baru dibeli dari pasar, mengapa dari pasar? karena hampir tidak mungkin anda menangkap sendiri burung ini di hutan, bila anda tidak berada di habitatnya. Pelajari lebih jauh tentang Habitat Tledekan seperti yang pernah saya posting jauh-jauh hari.

Beberapa Skedul Merawat Tledekan Bakalan Muda Hutan antara lain :
  • Burung yang baru didapat sebaiknya segera dimasukkan Sangkar Tledekan dengan ukuran dan  model yang pernah saya berikan contoh disana.
  • Kemudian sediakan minuman yang bersih, sebaiknya adalah air matang yang telah direbus tapi bukan air mendidih (jadi air yang telah direbus di dinginkan dulu), atau berikan saja air mineral lebih mudah.
  • Berikan makanan yang mudah dimakan dan menarik baginya, yaitu Ulat Kandang. pemberian UK ini sebaiknya terus dilakukan, bersamaan dengan burung dilatih mau makan voer.
  • Setiap hari beri UK sebanyak 1 sendok yang dicampur Voer.
  • Agar burung Tledekan lekas makan voer sebaiknya diberi kroto yang dicampur voer basah dan diaduk sampai rata (lakukan ini dalam beberapa hari). Adonan ini sebaiknya setiap sore (jam 3 sore) diganti atau dibuang dan makanan diganti dengan UK. karena voer basah akan menjadi basi dan berjamur bila dibiarkan sampai menginap.
  • Setelah satu minggu dalam rawatan anda, barulan burung bakalan itu dimandikan dipagi hari, diberi makan, sangkar dibersihkan dan dijemur sebentar (sekitar 1 jam).
  • Untuk burung rumahan, disiang hari tak perlu dikerodong-biarkan burung berkicau, sedangkan burung lomba perlu untuk dikerodong agar beristirahat dan di masteri.
  • Sore hari, sekitar pukul 4 sore burung dipantau dan dirawat lagi, yaitu dimandikan dan diberi makan lagi, berupa UK maupun jangkrik kecil 2 ekor.
  • Di malam  hari sebaiknya burung dikerodong agar bisa beristirahat dengan tenang, dan bisa dimasteri dengan suara-suara masteran.

Itulah Skedul Merawat Tledekan dalam sehari, sedangkan rawatan lainnya setelah burung jinak dan mau makan voer bisa dirubah model rawatannya dengan model lain sesuai karakter burung. Agar burung memiliki kicauan yang bagus, pemasteran atau mengajari burung dengan kicauan burung lain merupakan syarat mutlak yang harus dilakukan. 

Dengan cara diatas, sekarang burung bakalan muda hutan anda telah menjadi burung rumahan, agar lebih cepat jinak, sebaiknya disiang hari burung digantung di dekat lalu lalang orang, kemampuan adaptasi burung tledekan sangat bagus sehingga burung akan lebih cepat jinak.

Original post by Kissawa


Read more >>

Tuesday, April 15, 2014

Video Kicauan Burung Tledekan Gunung Gacor

Penasaran dengan kicauan Tledekan Gunung yang sudah gacor wor owor dan ingin menjadikannya sebagai masteran burung tledekan muda anda? Berikut ini Km Kissawa ingin berbagi video untuk rekan-rekan yang belum pernah melihatnya karena meskipun mulai terpinggirkan di arena lomba terbukti masih banyak pecinta Tledekan, sehingga Harga Tledekan Bakalan maupun yang sudah jadi saat ini melambung tinggi hampir sama dengan Harga Burung Kacer.

Video yang kami temukan kali ini tentunya adalah video dari rekaman rekan-rekan pecinta burung dan yang telah dibagikan di YTube. Karakter kicauan burung Tledekan sama dengan suara burung Decu dan Kacer, sehingga sebagian orang menyebutnya burung Sulingan.

Inilah, Kicauan Burung Tledekan Gunung Gacor dalam Video yang dibagikan di Youtube.



Masih banyak lagi video aneka burung berkicau yang bisa anda temukan disana, sedangkan saya Km Kissawa hanya memilih salah satunya dan membagikannya untuk blog Kissawa Pecinta Burung
Read more >>

Monday, April 14, 2014

Cara Merawat Teledekan Biar Rajin Gacor

Kembali saya tegaskan bila merawat burung itu pada intinya terletak pada kesabaran dan kedisplinan, dengan memberikan pakan yang tepat, jumlah yang pas dan melakukan perawatan lain yang tepat juga maka burung akan lebih cepat berkicau atau gacor. Tak dapat dipungkiri dan tak dapat di hindari bila burung pemakan serangga sudah seharusnya harus diberi serangga setiap hari agar lebih cepat berkicau. karena makanan utama burung ini di alam sering kita anggap sebagai makanan extra, sedangkan makanan utamanya adalah voer. Padahal pakanan utama burung pemakan serangga itu adalah berbagai jenis serangga, sehingga tak salah bila setiap hari kita wajib memberikan dalam takaran tertentu.

Dalam hal Merawat Teledekan agar cepat gacor bukan hanya makan dan minum yang penting untuk diperhatikan, namun juga soal perawatan lain seperti penjemuran dan memandikan burung hingga puas, bila semua jenis perawatan itu bersatu padu dan dijalankan secara konsisten maka burung dijamin akan lebih cepat berkicau.

Skedul Cara Merawat Burung Teledekan

  • Setiap pagi burung di keluarkan dari rumah sekitar pukul 6
  • Saat matahari telah terbit atau sekitar pukul 7 kemudian burung dimandikan, sebaiknya dikeramba agar burung lebih puas mandinya.
  • Kemudian sangkar harian dibersihkan, pakan voer ditambah, berikan EF jangkrik 3 ekor, kroto 1 sendok, Air minum diganti.
  • Penjemuran dapat dilakukan selama 2 jam.
  • Kemudian disiang hari burung dikerodong dan di masteri dengan suara masteran. ada baiknya memelihara Teledekan juga memelihara kacer, karena kedua burung ini akan saling sahut menyahut dan saling menirukan.
  • Sore hari sekitar pukul 15.00 burung dikeluarkan dan dimandikan lagi, karena karakter burung ini termasuk burung yang suka bermain air.
  • Berikan lagi jangkrik 3 ekor dan UH 2 ekor.
  • Jemur atau diangin-anginkan hingga kering
  • Kemudian di malam hari burung di kerodong dan dimaster lagi dengan suara masteran seperti : suara kacer, suara kenari, suara prenjak dll.
Read more >>

Contoh Sangkar Ukir Untuk Burung Teledekan

Burung Teledekan adalah burung yang unik dengan gaya bertarung dan gaya berkicaunya, untuk memberikan sangkar yang tepat dan unik saya rasa ukuran 35x35x60 cm atau 38x38x60 juga tepat karena karakter burung ini sangat bagus bila sedang  konser. Kepada Tledekan mania yang masih bingung menentukan jenis sangkar yang tepat untuk burung kesayangannya agar tampak lebih mewah bisa menggunakan beberapa alternatif dibawah ini.

inilah contoh sangkar Ukir Teledekan yang saya maksud.



Dua contoh gambar diatas adalah jenis sangkar ukir yang banyak ditemukan di pasaran di daerah Jawa Tengah seperti di Semarang, Jogjakarta maupun Solo. Namun sebagian kicaumania di jawa timur lebih menggemari burung menggunakan sangkar jenis Kosan. 

Berikut ini adalah contoh model sangkar dengan ukuran 35 dan 38 yang bisa anda jadikan sebagai sangkar harian maupun sangkar lomba, karena penampilannya yang sederhana.





Read more >>

Tuesday, April 8, 2014

Cara Merawat Teledekan Bakalan Muda Hutan

Teledekan Bakalan yang ada di pasaran saat ini 90 persen adalah suplai dari hutan, sehingga kami menyimpulkan bakalan tersebut adalah bakalan muda hutan baik yang masih trotol maupun yang sudah tampak bulu aslinya. Untuk yang baru membeli bakalan muda hutan atau akan membeli bakalan muda hutan yang ada di pasar burung saat ini, ada baiknya membaca artikel atau tips yang akan saya bagikan dibawah ini. 



Saat memilih bakalan Teledekan di pasar pastikan bila anda memilih bakalan yang bagus dan berkelamin jantan, jika belum mengetahui ciri-ciri Teledekan Yang Bagus bisa dibaca disini.

Saya lanjutkan dengan tips Cara Merawat Teledekan Bakalan Muda Hutan, dimana usaha pertama yang harus dilakukan adalah burung harus mau makan apa yang kita berikan, adapun yang makanan yang wajib kita berikan untuk TL bakalan adalah UK (ulat kandang).
  • Selama burung belum mau makan voer usahakan burung selalu disediakan UK yang dicampur Voer kecil-kecil.
  • Burung jangan dimandikan sampai 1 minggu dalam perawatan.
  • Setelah satu minggu berlalu barulah burung dimandikan dan di ajari cara makan voer dengan cara memberikan Full Kroto pada satu wadah.
  • Setelah kroto dihabiskan besoknya kroto dicampur dengan voer yang dibasahi dan diaduk sampai rata.
  • Perhatikan dan terus dipantau apakah burung mau memakannya.
  • Bila burung mau memakan campuran kroto+voer tadi, selanjutnya setiap hari jumlah kroto dikurangi dan dibanyakin Voernya.
  • Lambat laun burung akan mau makan voer sendiri.
  • Setelah burung benar benar mau makan voer barulah menu diatur dengan memberikan Jangkrik 2 ekor di pagi hari, 2 ekor di sore hari. Kroto seminggu diberikan dua kali hari selasa dan jumat.

Usaha pertama merawat burung bakalan telah berhasil bila burung telah mau makan voer, selanjutnya tinggal merawat burung hingga gacor. Jangan lupa lakukan pemasteran agar burung memiliki lagu kicauan yang istimewa saat bernyanyi.
Read more >>

Monday, April 7, 2014

Ciri Ciri Teledekan Yang Baik

Burung Teledekan yang baik dan rajin gacor pastinya adalah burung Teledekan berkelamin jantan, sehat jasmani dan rohani, sudah jinak, cukup makan makanan yang bergizi, namun diluar itu semua hal yang perlu dipertimbangkan adalah memahami Ciri-Cirinya. Ciri-ciri disini tentu saja sifatnya penampilan fisik dan gerak geriknya, bukan keturunannya.


Dengan memilih burung yang memiliki ciri-ciri yang baik maka 50 % anda sudah memiliki prospek untuk memiliki burung gacor dan bermental juara, namun demikian perawatan burung tetap menjadi prioritas sehingga burung benar-benar menjadi burung yang istimewa.

Ciri-Ciri Burung Teledekan Yang Baik :
  • Berkelamin jantan, ciri-ciri burung Tledekan jantan dapat dilihat warna bulu yang tegas mengkilap dan kontras.
  • Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Mirip seperti paruh bebek. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
  • Kepala berbentuk besar, mata bulat besar dan melotot. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik.
  • Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
  • Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut  sehat. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
  • Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
  • Panjang ekor yang serasi dengan postur badan. Dengan ciri ini mempunyai peluang besar untuk mendapatkan gaya tarung yang nyengklek.
  • Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.

    Cukup, dengan memilih burung bakalan yang memiliki ciri-ciri diatas maka sekarang tinggal bagaimana anda merawatnya sehingga burung bisa gacor dan tarung di arena lomba. Karena bakalan yang baik bila tdak dirawat dengan baik pun akan percuma.
Read more >>

Burung Tledekan dan Karakternya

Meskipun burung Tledekan sempat ditinggalkan oleh pecintanya namun kita tidak boleh lupa dengan karakter dasar burung ini yang mudah jinak dan sifatnya yang petarung. bisa jadi burung ini suka diam diri di rumah, namun bila bertemu dengan burung sejenis atau musuhnya maka burung akan berkoar-koar bongkar isian dan menunjukkan gaya khasnya yang nyeklek.



Untuk lebih mudah dalam merawat burung berkicau ini, pelajari dan ketahuilah Karakter Dasar Burung Tledekan berikut ini :
  • Mudah beradaptasi, burung ini sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.
  • Petarung yang gampang naik darah. Apabila mendengar suara burung Tledekan lain atau melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya langsung berkobar. Disamping itu, burung ini bersifat teritorial yang berusaha mengusir rivalnya.
  • Birahi yang cenderung mudah naik. Burung ini sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (Extra Fooding) yang over, penjemuran yang berlebih atau melihat burung Tledekan betina, dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.
  • Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.
  • Bermental baja. Hampir rata-rata burung ini memiliki sifat mental yang sangat baik sebagai petarung.
Karakter burung fighter ini tampaknya sama dengan burung petarung lain seperti Kacer dan Murai, dengan perawatan yang baik, pemasteran yang tepat maka burung Teledekan akan menjadi burung kicauan yang handal dirumah maupun di lapangan. Perlu diketahui juga bila Harga Burung Teledekan saat ini juga tengah melambung karena pecinta burung mulai melirik burung ini lagi.

Read more >>