Ads 468x60px

Friday, April 25, 2014

Bakalan Burung Trucukan Yang Bagus

Memilih Bakalan Burung Trucukan bisa dikatakan gampang-gampang susah, karena antara burung jantan dan betina hampir sama, hal ini bila kita merujuk pada warna bulu maupun morfologi lainnya. Saya mencoba mencari referensi kesana-kemari untuk menemukan rujukan yang pas, namun tidak juga mendapatkan kepuasan. Adakah yang bisa membantu? Padahal Burung Trucukan yang rajin berkicau ngropel adalah burung jantan, lha kalau kebeli yang betina gimana? kan jadi repot. Untuk itulah pada kesempatan kali ini KM Kissawa ingin menuturkan sekilas tentang Bakalan Burung Trucukan Yang Baik.

  • Pilihlah burung yang makannya rakus, artinya burung yang suka makan menandakan burung ini adalah burung yang sehat, sehingga burung diprediksi memiliki tingkat kehidupan yang tinggi.
  • Pilih burung yang lincah, burung yang lincah menandakan burung yang sehat juga, bukan burung yang sedang sakit atau burung yang malas.
  • Dari segi Postur, pilihlah yang berbodi bongsor atau besar, tapi harus yang proporsional dari kaki, badan, leher, kepala dan paruhnya.
  • Amati burung dalam waktu yang lama, karena setelah lama di amati burung yang dijual dalam sangkar koloni juga akan bersuara, pilihlah yang bersuara besar atau kencang.
  • Lebih detail lagi perhatikan jambulnya, burung yang sering jambulnya berdiri diperkirakan adalah burung jantan.
  • Pilih yang tidak nabrak sangkar, ada ekor, kaki sehat, jari dan kuku lengkap, Sayap saling mengapit diatas punggung.
  • Bila burung masih lolohan dan sangat muda, pilihlah yang berbodi besar.
  • Diantara 3 anakan dalam satu sarang burung pilihlah yang paling besar bodinya.

Itulah tips Cara Memilih Bakalan Trucukan yang paling tepat dan bagus untuk burung yang suka ropel dan nggaruda dikemudian hari. Dengan perawatan yang rajin burung biasanya akan berkicau setelah 3 hari dirumah asalkan diberi pisang.

0 comments:

Post a Comment