Ads 468x60px

Tuesday, August 19, 2014

Burung Rengganis Juga Bisa diternak

Prihatin dengan terus maraknya perburuan terhadap berbagai jenis burung kicauan, Kissawa kali ini menghimbau bahwa penangkaran atau peternakan terhadap burung Rengganis juga sudah layak untuk di kumandangkan. Lalu apakah burung rengganis bisa di ternak? Kissawa meyakini bila burung ini tetap bisa diternak karena burung ini termasuk burung yang mudah beradaptasi dengan lingkungan baru maupun berdekatan dengan manusia. Bila penangkaran burung rengganis tidak dilakukan maka dikwatirkan populasi burung ini akan semakin berkurang di habitat aslinya

Burung Rengganis bisa diternak dengan menerapkan cara berternak burung berkicau seperti burung kacer, cucak ijo maupun murai, dimana hal yang perlu diperhatikan dan diperlukan dalam ternak burung rengganis adalah memiliki Sangkar Peternakan yang ukurannya cukup besar, yaitu lebar sekitar 1 meter, panjang 1 meter dan tinggi 1,8 - 2 meter.

Setelah mengetahui ukuran sangkarnya, selanjutnya carilah sepasang burung rengganis yang telah jinak dan telah berumur +/- 1 tahun. Bila hal itu sulit anda bisa mencoba dengan memelihara burung rengganis dari anakan, agar kelak burung menjadi lebih jinak dan mudah untuk diternak.

Burung Rengganis  yang telah siap kawin bisa dimasukkan dalam sangkar besar yang telah disiapkan, di dalam sangkar berikan pohon perdu untuk burung bertengger dan bercengkrama dengan pasangannya. Siapkan sarang dan bahan sarang pada satu sisi. Berikan makanan yang cukup bagi burung ini agar proses penangkaran segera berhasil, selain memberi pisang dan voer anda bisa merangsang dengan pemberian kroto dan jangkrik.

Biarkan proses perkawinan terjadi secara alamiah, yang terpenting adalah kita memberi makanan yang cukup, setelah burung bertelur sekitar 2-4 butir, burung akan mengeram selama +/- 14 hari. Setelah menetas biarkan burung di suapi indukannya sampai 14 hari, setelah itu baru boleh anda ambil untuk disuapi lebih lanjut, selama proses pembesaran baby rengganis maka anda harus menyediakan kroto dan UH yang cukup agar burung lebih mudah dalam menyuapi anakannya.

Itulah Sekilas dalam melaksanakan peternakan burung rengganis, meskipun singkat semoga saja bermanfaat untuk pengembangan yang lebih baik, ke depan.

Salam Kicau Mania

0 comments:

Post a Comment